Tahun 2026 dibuka dengan gebrakan besar di industri game mobile dan PC. Setelah penantian panjang sejak pengumuman perdananya, Arknights: Endfield akhirnya resmi meluncur secara global pada 22 Januari 2026. Game ini bukanlah sekuel langsung, melainkan spin-off ambisius dari judul tower defense populer, Arknights, yang dikembangkan oleh Hypergryph.
Jika pendahulunya dikenal dengan strategi pasif dan seni 2D yang stylish, Endfield mengambil lompatan berani ke ranah 3D Real-Time RPG dengan elemen simulasi industri yang kental. Apakah perubahan drastis ini berhasil? Atau justru menghilangkan identitas aslinya? Dalam ulasan ini, kita akan membedah secara mendalam pengalaman menjelajahi planet Talos-II, mulai dari kualitas visual, mekanik pertarungan, hingga fitur pembangunan basis yang unik.
Talos-II: Dunia Asing yang Memukau dan Berbahaya
Satu hal yang langsung menyita perhatian saat pertama kali login adalah kualitas visualnya. Arknights: Endfield menghadirkan dunia Talos-II dengan detail grafis High Definition (HD) yang luar biasa. Meskipun dibangun menggunakan engine Unity yang dimodifikasi secara ekstensif—bukan Unreal Engine 5 seperti rumor yang sempat beredar—hasil akhirnya tetap memanjakan mata.
Hypergryph berhasil menciptakan atmosfer sci-fi yang dingin namun artistik. Desain lingkungan di Talos-II sangat beragam, mulai dari padang tandus yang dipenuhi reruntuhan teknologi kuno, hingga area industri futuristik yang megah. Pencahayaan dinamis dan efek bayangan (shadows) bekerja sangat baik, memberikan kedalaman pada setiap sudut peta.
Moreover, desain karakter tetap mempertahankan estetika anime khas Arknights yang fashionable, namun kini diterjemahkan dengan sempurna ke dalam model 3D. Animasi pergerakan karakter, mulai dari berlari hingga mengayunkan senjata, terasa halus dan berbobot. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Endfield menetapkan standar baru untuk kualitas visual game anime di tahun 2026 ini.
Gameplay Hybrid: Aksi Real-Time Bertemu Simulasi Pabrik
Kekuatan utama Arknights: Endfield terletak pada keberaniannya menggabungkan dua genre yang sangat kontras: aksi pertarungan cepat dan simulasi manajemen pabrik.
1. Pertarungan Strategis Tempo Cepat
Berbeda dengan Arknights orisinal, di sini Anda mengendalikan satu tim berisi empat operator secara langsung dalam format 3D. Anda bisa berganti karakter secara instan (tag team) untuk melancarkan serangan kombinasi (combo). Setiap operator memiliki peran spesifik, seperti Vanguard untuk serangan cepat, Defender untuk menahan damage, atau Caster untuk serangan area.
Mekanisme pertarungan menuntut pemain untuk memahami elemen reaksi dan break system. Menghancurkan pertahanan musuh (Shield Break) adalah kunci kemenangan, terutama saat melawan bos raksasa. However, Anda tidak bisa hanya menekan tombol sembarangan. Penggunaan skill harus diperhitungkan timing-nya agar efek crowd control atau healing bisa maksimal.
2. Automated Industry Complex (AIC): Membangun Peradaban
Inilah fitur yang membedakan Endfield dari RPG open-world lainnya. Di tengah eksplorasi, Anda ditugaskan untuk membangun infrastruktur yang disebut Automated Industry Complex (AIC). Fitur ini mirip dengan game simulasi seperti Factorio atau Satisfactory. Anda harus menarik kabel listrik, memasang jalur konveyor, dan menempatkan mesin pengolah sumber daya untuk memproduksi material penting.
Sistem ini mungkin terdengar rumit bagi pemain kasual, tetapi justru menjadi daya tarik utama bagi pecinta strategi. Merancang jalur produksi yang efisien membutuhkan pemikiran logis yang mendalam. Tingkat kerumitan dalam mengatur logistik pabrik ini bisa disetarakan dengan strategi bermain catur4d di mana pemain harus memikirkan empat dimensi pergerakan sekaligus untuk mencapai efisiensi produksi yang sempurna tanpa ada kemacetan jalur distribusi. Kepuasan melihat pabrik Anda berjalan otomatis menghasilkan item langka adalah pengalaman yang sangat adiktif.
Eksplorasi dan Narasi yang Misterius
Cerita Endfield membawa pemain berperan sebagai “Endministrator”, sosok misterius yang bertugas memimpin ekspedisi di Talos-II untuk menghadapi ancaman bernama “Aggelos”. Narasi disampaikan melalui cutscene sinematik dan dialog yang diisi suara penuh (full voice acting) dalam beberapa bahasa.
Dunia Talos-II dirancang sebagai area semi-open world. Setiap zona memiliki karakteristik unik dan teka-teki lingkungan yang harus dipecahkan menggunakan alat bantu atau skill operator. Selain itu, terdapat banyak dungeon tersembunyi yang menyimpan cetak biru (blueprint) teknologi baru untuk pabrik Anda. Eksplorasi di sini terasa bermanfaat karena setiap sumber daya yang Anda temukan memiliki kegunaan nyata untuk pengembangan karakter atau basis.
Performa dan Kualitas Teknis
Review ini dilakukan menggunakan PC dengan spesifikasi menengah dan perangkat mobile flagship tahun 2025.
-
Di PC: Game berjalan sangat mulus di resolusi 4K dengan frame rate stabil 60 FPS. Dukungan kontrol keyboard dan mouse sangat responsif, terutama saat mode pembangunan pabrik.
-
Di Mobile: Grafis tetap terlihat tajam, namun perangkat cenderung cepat panas jika pengaturan grafis dimaksimalkan (“rata kanan”). Disarankan untuk menggunakan pengaturan menengah agar baterai lebih awet.
-
Cross-Platform: Fitur cross-save berjalan lancar. Anda bisa bermain di PC saat di rumah, lalu melanjutkan progres membangun pabrik melalui HP saat sedang bepergian tanpa hambatan.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Meski memukau, Arknights: Endfield bukan tanpa cela. Bagi pemain yang hanya mencari aksi hack-and-slash murni, elemen pembangunan pabrik mungkin terasa memperlambat tempo permainan (pacing). Anda dipaksa untuk berhenti bertualang demi mengurus kabel listrik atau memperbaiki mesin yang macet.
Furthermore, sistem gacha untuk mendapatkan karakter dan senjata masih menjadi model monetisasi utama. Meskipun game ini cukup dermawan memberikan mata uang gratis di awal permainan, tingkat keberuntungan (rate) untuk mendapatkan karakter bintang 6 tetaplah tantangan tersendiri bagi pemain gratisan (F2P).
Kesimpulan: Masterpiece Baru Hypergryph
Secara keseluruhan, Arknights: Endfield adalah sebuah pencapaian teknis dan artistik yang luar biasa. Game ini berhasil keluar dari bayang-bayang pendahulunya dan menciptakan identitas baru yang kuat. Perpaduan antara aksi RPG yang intens dengan kedalaman strategi manajemen pabrik menawarkan pengalaman yang segar dan belum pernah ada sebelumnya di pasar game mobile/PC gratisan.
Jika Anda adalah penggemar Arknights, pecinta game strategi, atau sekadar mencari RPG dengan visual terbaik di tahun 2026, Arknights: Endfield adalah judul yang wajib Anda mainkan. Bersiaplah untuk menghabiskan ratusan jam menelusuri misteri Talos-II dan merancang pabrik impian Anda.
Skor Akhir: 9/10 Kelebihan: Visual memukau, gameplay inovatif, cerita mendalam. Kekurangan: Sistem pabrik bisa terasa rumit di awal, gacha.